
“Pernah Sedalam Itu” menjadi karya pertama antologi Abdul Aziz Fitroni, S.Pd., yang hadir sebagai ruang untuk bercerita tentang kehilangan, bertahan, dan belajar merelakan. Terinspirasi dari perjalanan rasa yang pernah begitu dalam, karya ini mengajak pembaca memahami bahwa setiap kehilangan meninggalkan jejak, tetapi juga membuka jalan untuk kembali melangkah.